Konsep Kreatifitas dan Inovasi dari sudut pandang yang Kreatif

Definisi suatu kata pasti tidak akan sama bagi masing masing orang.

Mungkin kata tersebut memiliki arti yang umum dan baku menurut kamus  atau pendapat dari praktisi dan ilmuwan yang sudah diakui secara umum. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah pendapat kami sendiri mengenai konsep kreatifitas dan inovasi, sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan kami. 🙂

Masing-masing anggota kelompok kami akan berbagi pengalaman dan persepsi mengenai konsep kreatifitas dan inovasi. Berikut adalah bahasannya,

Kristia

Menurut kacamata saya, saru kata kreatif itu sebenarnya merepresentasikan beberapa kata lain yaitu beda, unik, aneh, cepat, dan kadang nyeleneh. Terkadang saking kreatif nya orang lain bisa mengernyitkan dahi melihat tingkah lakunya. Kreatif memang dapat timbul dari suatu hal yang dianggap orang lain gagal atau aneh.

Ide kreatif dapat datang dari mana saja, kapan saja, dalam keadaan santai ataupun darurat. Contoh penemuan kreatif yang pernah ada adalah sol sepatu. Teknologi ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang atlit bernama Bill Bowerman. Beliau mendapat ilham kreatif ketika sedang melamun di hadapan wafelnya yang sudah dingin. Beliau mengamat-amati bentuk wafelnya yang kotak-kotak, dan pikirannya tergelitik untuk meletakkan replika wafel itu di bawah sepatunya. Bentuk kotak2 itu dianggap dapat memudahkan “napas” pada kaki dan meringankan pemakainya. Maka dengan segera ia mengambil lempeng karet dan memasukannya pada cetakan wafel yang sudah dipanaskan. Bill Bowerman adalah founder dari merk “Nike”. 🙂

Siapa yang pernah kepikiran sih, ngegabungin “makanan” dan “sepatu”? Cuma orang kreatif yang ngga takut untuk mikir di luar batas normal, nyeleneh, atau out of the box cuyy.

Untuk jadi kreatif ga usah banyak mikir, takut takut, atau khawatir dianggap aneh sama orang lain kali ya? Kalau ada inspirasi langsung kerjain aja. Kalo kata nike, “Just do it!” lah.

Kalo kata pak Ngger, saat ini kita perlu “fast innovation“. Inovasi yang dimaksut adalah penemuan penemuan baru yang berdaya guna bagi masyarakat luas dan efisien.

mari kita lihat, apa itu kreatif dan innovasi ala fadila paramitha

ini adalah saya 🙂

“Creativity is thinking up new things. Innovation is doing new things.” – Theodore Levitt.

Nah dari kalimat itu sudah jelas tergambar bahwa kreatif itu adalah berfikir baru, atau berpikir out of the box seperti apa yang kristia bilang.

Kurang lebih gambaran kreatif itu seperti ini

Nah klo innovatif itu adalah seperti ini

Innovatif itu menurut saya lebih dari befikir di luar kotak, tetapi juga berusaha  menciptakannya.

Jadi kurang lebih klo innovatif  itu seperti kakaknya kreatif.. karena menurut saya innovatif  itu sudah sampai pada tahap menciptakan sesuatu dengan memperbaiki yang lama atau memperbaharui sedangkan kreatif itu hanya memikirkannya.. halah.. bingung ya.. ayo klo bingung nanti mukanya jadi kaya gini.. HAHAHAHAHA

Jadi untuk semua, janganlah puas hanya sampai menjadi kreatif. Tetapi berusahalah untuk menjadi lebih dan menjadi innovative 😀

Menurut saya sendiri, kreatif itu adalah menyelesaikan suatu masalah ataupun membuat sesuatu yang baru dengan cara pikir yang berbeda dengan orang-orang lainnya. supaya keren, kita sebut saja dengan cara berpikir “out of the box”.

Teman saya Kristia sudah memberikan contoh produk/gagasan baru yang tercipta karena adanya kreatifitas. nah, saya akan memberikan pendapat saya mengenai bagaimana menyelesaikan suatu masalah sekaligus memberikan hasil (produk baru) karena kreatifitas. nah, hasil dari kreatifitas kita inilah yang menurut saya merupakan suatu inovasi.

supaya gampang dimengerti, saya akan berbagi pengalaman saya alami sendiri yang mudah-mudahan dapat menggambarkan konsep dari kreatifitas dan inovasi menurut saya.

saya sendiri merupakan seorang anak yang suka membaca. tentu hobi membaca terkesan nerd atau pintar. sayangnya, hobi saya itu membaca “komik”. Ya, pasti pandangan beberapa orang langsung berubah begitu mendengar saya hobi membaca komik. terkesan anak pemalas dan tidak cerdas bukan?

Kebanyakan orangtua jg berpikir bahwa membaca komik dapat menyebabkan anak-anak menjadi pemalas dan tidak mau belajar. kerjanya menjadi baca komik melulu. karena itu orangtua saya tidak pernah mau membelikan saya komik sejak kecil. kasihan, masa kecil saya harus dilalui dengan nabung untuk beli komik.

orangtua pasti lebih suka jika anak-anaknya membaca buku pengetahuan umum, dan sejenisnya. tentu saja buku-buku seperti itu dapat meningkatkan pengetahuan anak (menurut orangtua, tetapi menurut saya pribadi sih ga ngaruh) tetapi apa daya, buku-buku seperti itu terlihat tidak menarik di mata anak-anak apalagi didukung dengan format bukunya yang hanya berisi tulisan kecil ukuran 11-12 point dengan jenis tulisan Times New Roman dan kertas cetaknya yang agak berbau. buku-buku seperti itu hanya membuat masa kecil menjadi suram saja (ini sih menurut saya ya, hahaha).

begini caranya, yang diinginkan oleh orangtua dan anak (dalam hal ini saya sendiri) bertentangan bukan? nah, disini masalah yang saya maksud diatas tersebut. untung saja “seseorang yang saya tidak tahu namanya” dapat berpikir kreatif dan dapat memecahkan problema ini. dia dapat meruntuhkan paradigma komik yang dianggap membuat anak menjadi malas dan tidak terdidik, dan  juga meruntuhkan paradigma buku pengetahuan umum yang dianggap membosankan dan tidak menarik.

sebenarnya siapa sih orang yang saya maksud? ya, orang tersebut adalah pencipta komik“seri tokoh dunia”!

saya ngefans sekali dengan si mas/mbak pencipta komik ini. dia dapat berpikir dengan “tidak terkukung” oleh pandangan-pandangan yang ada di masyarakat mengenai komik dan buku pengetahuan umum. Oleh karena itu, mas/mbak ini merupakan orang yang menggunakan kreatifitas untuk menyelesaikan permasalahan diatas tadi dan sekaligus menghadirkan inovasi dalam dunia “perkomikan” maupun dunia “buku pengetahuan”.

buat yang belum tahu, komik “seri tokoh dunia” merupakan komik yang menceritakan tokoh-tokoh dunia yang terkenal mengenai sejarah hidupnya. menurut saya pribadi, komik ini sangat menarik dan saya dapat menambah pengetahuan saya jauh lebih efektif daripada harus membaca buku pengetahuan yang biasanya. dengan hadirnya komik ini, orangtua saya pun cukup senang karena saya yang tadinya minim pengetahuan umum menjadi lebih “aware” dengan tokoh-tokoh dunia. begini caranya kan orangtua senang, anakpun senang (ya saya senang karena akhirnya orangtua saya mau membelikan saya komik. uang jajan saya pun terselamatkan. yesss!!!).

Bayangkan saja kalau semua buku pelajaran ataupun pengetahuan itu dapat dapat dikemas dengan cara kreatif seperti komik “seri tokoh dunia” tersebut. tentu anak menjadi lebih mudah belajar dan mengerti tentang isi buku tersebut dan mereka dan menyenangi pelajaran tersebut. makanya saya sangat mendukung komik buatan Pak Agus mengenai matematika tersebut karena saya sendiri dapat merasakan manfaat dari produk kreatif tersebut. maju terus Pak, pantang mundur walaupun masih ditolak penerbit. hehehe.

Contoh lainnya adalah tas yang terbuat dari sampah plastik produk. orang-orang pembuat tas ini merupakan orang kreatif yang dapat memanfaatkan sampah plastik yang susah diuraikan dan menjadikan produk tas. pembuat tas ini sekaligus menyelesaikan masalah sampah plastik yang menumpuk di masyarakat.

intinya, kreatif itu adalah berpikir dengan tidak terkukung oleh paradigma yang ada, berpikir seluas mungkin, dan sebebas mungkin. dengan begitu, kita bisa menghasilkan inovasi-inovasi ataupun hal/gagasan baru.

Kalau menurut saya, kreatif itu bagaimana kita merubah  hal yang awalnya biasa saja menjadi  luar biasa dan berbeda dengan yang lainnya. Sedangkan Inovasi adalah bagaimana cara kita membuat hal yang luar biasa itu memiliki nilai guna yang lebih dan memiliki nilai komersial.

Walaupun masalah yang dihadapi sama namun orang kreatif dan inovatif memiliki pemikiran yang berbeda, pemikiran yang membuat peluang baru terbuka atau seperti yang telah Kristia, Fadhila dan Priska sebutkan yaitu pemikiran yang  out of the box. Bahkan terkadang saya beranggapan bahwa sesuatu yang diungkapkan atau diciptakan seseorang dan tidak pernah terpikir dalam otak saya merupakan pikiran yang kreatif. Mengapa saya beranggapan demikian?

Saya akan menjelaskannya melalu ilustrasi berikut ini:

Kompor sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting karena tanpa kompor kita tidak bisa memasak makanan maupun minuman. Seperti yang kita ketahui bahwa kompor bisa menggunakan gas maupun minyak tanah. Masyarakat Indonesia dibuat sedih dan kebingungan saat keberadan minyak tanah yang langka dan harga gas yang terus menerus naik.

Pernahkah terpikir dalam benak kalian bahwa kita bisa merubah kesedihan masyarakat itu menjadi sebuah senyuman yang indah?

Yak,inilah alat yang dapat merubahnya yaitu “Kompor Air”. Dengan idenya yang tidak biasa  Bapak  Suparmin Sinuang Rahardjo  mampu mengubah bahan bakar kompor yatu gas dan minyak tanah menjadi bahan bakar yang mudah didapat oleh masyarakt yaitu air .

Kompor penemuan Suparmin ini tidak akan terpengaruh meski terjadi kelangkaan minyak tanah. Untuk menyalakan kompor hanya membutuhkan listrik, air, dan minyak tanah dengan jumlah sangat sedikit. Melalui hasil kreativitas dan inovasi inilah nantinya masyarakat tidak akan dipusingkan oleh kelangkaan minyak tanah dan gas

Kira-kira begitulah yang saya bayangkan tentang sebuah kreativitas dan inovasi.

Sebenarnya setiap orang pasti memiliki sifat kreatif akan tetapi kreativitas tidak bisa muncul begitu saja, dibutuhkan usaha yang tekun untuk melatih dan mengasahnya. Untuk itulah mari kita mulai asah sifat kreatif kita dengan selalu mencari inovasi baru dari waktu ke waktu untuk membuat negeri ini selalu tersenyum 🙂

Dari pembahasan teman-teman saya di atas sudah dijelaskan bagaimana implementasi kreatif dan innovatif tersebut diimplementasikan dalam sebuah produk. Kalo dilihat-lihat arti dari kreatif itu adalah membuat sesuatu yang baru dan jika inovasi dalam sebuah bentuk pembaharuan dari sebuah produk.

Evelina Larisa

Terkadang suatu hasil dari proses kreatif tidak hanya dituangkan dalam sebuah produk. Bisa juga proses kreatif tersebut menjadi sebuah tindakan yang bisa merugikan orang lain. salah satu contohnya adalah mencontek. Segala cara dilakukan agar bisa mendapatakn achievement atau hasil yang memuaskan. Well, saya gak bilang klo saya gak pernah menyontek ya hehehehe. Terkadang dalam menyontek itu diperlukan kerjasama yang solid dan poker face (loh kok malah ngasih tips nyontek yak). Pokoknya hal itu jangan sering-sering dilakukan karena hal itu mencerminkan klo kita tidak percaya diri akan kemampuan diri sendiri.

Contoh lainnya adalah piracy atau pembajakan. karena gak mau rugi atau ngeluarin banyak uang untuk membeli sebuah barang yang memiliki brand bagus tapi tetp pengen punya barang tersebut rela membeli replika atau tiruannya atau juga jika men-download secara gratis untuk film-film atau mp3.

Ada sebuah inovasi dari lembaga pemerintah dalam mengurangi tindak kreatif para calo dalam pembuatan passport yaitu dikembangkannya layanan pembuatan passport online. Jadi kita membuat pra permohonan secara online, memasukan data, dan meng-upload berkas-berkas yang dibutuhkan. Setelah itu kita datang ke kantor imigrasi terdekat untuk melakukan verifikasi, pembayaran, foto, dan wawancara. Jika lolos wawancara maka passport dapat diambil 4 hari kemudian. Wah, jadi mudah kan bikin passport. oh iya tahun ini kabarnya mau diluncurkan passpor elektronik jadi ada chipcard yang ditanamkan dalam buku passport dipercaya akan lebih aman dan akurat.

Akhir kata, lakukanlah sebuah terobosan yang kreatif dan innovatif yang memilki nilai guna yang lebih. Jangan malah membuat suatu tindakan yang bisa merugikan sesama atau yang berujung kriminal.

Salam Kreatif dan Innovatif,

Kristia, Fadila P., Priska Jane, Indriana D., Evelina Larisa

Advertisements
This entry was posted in Grup Creativity & Innovation. Bookmark the permalink.

2 Responses to Konsep Kreatifitas dan Inovasi dari sudut pandang yang Kreatif

  1. wahhh keren sekali… 🙂

  2. kristiagie says:

    iya ya, apalagi foto2 penulisnya..
    cantik cantik yaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s